Waktu itu hari jum’at tanggal 23 mei 2014, waktu yang mungkin hari dan tanggal paling bersejarah dalam kisah perjalanan hidup saya. Saat itu suasana hati sedang dalam keaadaan yang sangat kacau, mungkin bisa di bilang sangat hancur. Karena beberapa hari sebelum itu saya baru menggakhiri hubungan percintaan yang bisa di bilang lama saya jalani yaitu hampir dua tahun lamanya. Berpisahnyapun bukan dengan hal yang dapat dikira, karena kami berpisah karena pandangan keluarganya yang kurang suka terhadap saya, terutama ayahnya, mungkin karena kehidupan keluarga kami yang biasa.
Akan tetapi pada saat itu, saat dimana saya pertama kali berkomunikasi lagi dengan salah seorang perempuan yang bernama Vian Lispiana yang biasa saya panggil Vian, saya merasa ada sesuatu yang denganya, entah apa tiu, saya sendiri pun tidak tau, yang jelas saya merasa nyaman dan nyambung ketika berkomunikasi dengannya, mungkin karena dia sudah tidak asing lagi bagi saya, kami pernah bertemu sebelumnya saat kami masih berseragam sekolah dulu, selain itu kami ada dalam organisasi yang sama yaitu Premuka, jadi saya tidak canggung lagi bila bercanda denganya walaupun hanya lewat media social Facebook.
“hey cewe boleh kenalan ga,? Haha” candaan saya saat awal chating denganya di Facebook.
“Haha, hay juga cowo,,, lagi apa nihhh?” jawab dia.
“hehehehehehe kan cuma inisiatif, barangkali membawakan hasil,, kata orang akuntan kata kata itu adalah bagian dari investasi, hehehe teunnyambung nya, ha” jawaban melantur saya, biasa saya orangnya suka bercandakan hehehehehe.
“Naon sih aa tehh, asli t nyambung heu” jawab dia yang kayanya bingung dengan jawaban chat dari saya yang gak nyambung.
” hehehehe nuju ngapalkn materi kuliah,, masih d bandung,?” jawab saya memperbaiki jawaban chat ngaco tadi, biar dia gak bingung berkepanjangan hehe.
“Masih atuhhh,,,, eh enya acan pendak nya salami di bandung” jawabnya.
” muhun,, pendak yu,, hehe” tanggapan saya yang sedikit senang karena ada kesempatan buat ketemu, tujuanya si pengen curhat, karena saat itu lagi galau berat. Hehe
Kemudian dia menjawabnya dengan ucapan yang ingin saya dengar.
” Yu,iraha?” saat mendengar jawaban itu jujur ga tau kenapa hati saya mendadak ngerasa senang.
kemudian saya meresponya tanpa banyak mikir panjang
” malem minggu kmha,, hehehe aya nu apel teu,?” ajakan saya yang sedikit berharap kalau dia belum punya pacar.
“Yu dmna ? Kaleresa. Nju jomblo hehe ai aa aya nu di apelan t??” kata Vian dalam chatnya, jujur mendengar jawaban seperti itu saya langsung mendadak lupa dengan keadaan hati yang sedang galau berat itu.
” teu aya att sami,, sok dimana tah,, anu sakintena rada strategis,, hehehe” jawab saya dengan perasaan yang sangat senang.
singkatnya sayapun langsung janjian dan menentukan tempat untuk ketemuan, saya mengajaknya ketemuan jam 4 sore menjelang malam minggu di alun-alun kota Bandun, dan lucunya setelah panjang lebar kami chat, kami baru tukeran no HP, kalau di ibaratin seperti superman, yang celananya salah posisi, yang dalam jadi di luar dan sebaliknya yang luar malah di pake di dalam. Hehehe
setelah itu kamipun melanjutkan chatingan dengannya.
” Hehe, tegal lega trang t?” Tanya Vian ke saya.
” pami tegal lega mah terang” jawab saya
“Tah pm tidinya pm t lpat tinggl lurus , ke tos dg pasar anyar belok kanan , lurus smpe stopan dr stopan lurus lagi berhenti di depan bank BCA” jawabnya, yang sebenernya saya sendiri tidak tau itu daerah mana, arah mana, dan kota bagian mana. Hehehe
” hehehehee wios aa mah bd gogorowokan be ah di menara mesjid agung,, VIAN VIAN VIAN I'M HERE,, hehehehe” jawab candaan saya.
“Haha ya wiss atuhhh” jawab Vian yang mungkin jengkel dengan jawaban saya, haha, saya pun menjawabnya dengan candaan lagi.
” hehehehe ke malah cari cari alamat acarana att, kawas ayu tingting,, eh ayu tong tong kitum ayna mh,, hehehe janten fixna d mana vin,?” saya tanya kembali kepastiannya
” Kan di alun2, oke, aa naek mtor?” tegas Vian
saya pun jawab dengan candaan khas saya
“nyandak,, di aa tya hlem,, aa g bd di kopeah w,, hehe”
Dia pun sudah mulai jengkel dengan jawaban yang saya kirimkan, akhirnya dia pin menjawab dengan tegas dan jelas
“siiippp,!” ucapnya di chat.
Dan akhirnya waktu yang di tunggu tunggu pun tiba, hari itu tepat hari sabtu tanggal 24 Mei 2014, akan tetapi ketika saya akan berangkat tiba tiba turun hujan lumayan lebat, saat itu saya mulai resah karena hujan tak kunjung reda, sedangkan waktu sudah mau sore, tapi Alhamdulilah tak lama kemudian hujan pun berhenti dan tanpa banyak mikir saya pun berangkat menuju alun alun, bukan tanpa alasan saya memlih tempat itu untuk ketemuan, namun saya beranggapan bahwa alun alun adalah titik tumpul kota dimana semua orang berkumpul disana, dan harapan saya pun besar terhadap pertemuan itu, yaitu berharap bahwa Vian dapat menjadi alun alun di hati saya, yangmana cinta dan kasih sayang saya berkumpul semua di dirinya tanpa ada yang berceceran, begitupun dirinya terhadap saya, cieeee gombalnya keluar, hehehehe
Ketika saya di jalan saya telpon Vian untuk memberitahunya bahwa saya sudah berangkat.agar nanti datangnya barengan.
singkatnya saya punsampai di alun alun kota Bandung, namun saya dating lebih cepat darinya, saya pun menunggu sekitar 15 menit, tak lama kemudian vian pun menelpon saya kalau dia pun sudah di sekitar alun alun, waktu itu ia member tahu saya bahwa dia berada di salah satu jalan yang tidak jauh dari sekitar alun alu, namun saya lupa lagi nama jalannya, maklum jalan jalan di bandung aneh aneh dan banyak, jadi kalau di hapal nyampe ular terbang pun gak bakalan hapal, hehe
Setelah itu saya langsung pergi ke tempat dimana dia berada, dan setelah sampai saya tidak langsung bertemu dengan dia sampai akhirnya dia memukul pundak saya pelan pelan agar saya tau kalau dia sudah di dekat saya, ketuka pundak saya di pukul saya pun menoleh, ketika saya menoleh saya kaget dan dalam hati saya berkata “WAAAAAAHHHHHHHH cantik beda sama vian yang dulu, maklum udah di kota” maklum baru ketemu lagi setelah sekian lama tak jumpa. Hehe
Entah kenapa tiba tiba saya gugup dan mulai salting alias salah tingkah gitu, hehe
Tapi saya tutupi rasa itu dengan kelakuan kelakuan konyol saya, dan anehnya saat saya berjabat tangan dengannya ada sesuatu yang aneh, gak tau itu apa pokonya aneh, hehe
setelah itu saya ajak dia ke taman di Dago.
kami pun mulai jalan menuju dago dengan sepeda motor saya, di jalan kami bercanda, ketawa ketawa yang pokonya asyik, keadaan pun jadi fun dan lupa akan semua masalah tentang Cinta yang BASI, hahaha
tak terasa kami pun tiba di Taman Dago yang kebetulan disana akan di adakan ifen tapi gak tau apa, soalnya baru berdiri tenda tenda saja belum ada apa apa, mungkin aka nada acara debus kali, hehe
karena di Taman Dago kurang rame kami pun pindah ke Taman Jomlo yang berdekatan dengan tempat bermain sketboard, tempatnya tidak jauh dari situ kira kira 500 metran tapi karena jalanya muter jadi aga sedikit jauh.
disana kami duduk bareng, terus terang saja seumur hidup saya baru pertama kali ngalamin hal seperti itu dan rasanya bbbeeeuuuhhhh mantap paten pokonya, hehehe
Disitu kami pun mulai bercerita tentang masalalu, saya sendiripun mulai terbuka dengannya tapi tak tau apa dia terbuka atau tidak, karena isi hati kan siapa yang tau.
Ceritanya Masih Bersambung..... :)




